NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | Kupas Online | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | RedaksiPos | InhuPost | WartaSehat

Notification

×

Iklan

Iklan

Cuek Ganti Minyak Rem, Resikonya Bisa Fatal Bro!

09/06/2022 | 16:36 WIB Last Updated 2022-12-05T16:10:35Z


Serang - Dari sekian banyak komponen di bidang minyak rem sepeda motor, seringkali terabaikan dan terabaikan.

Sebagian besar sepeda motor lebih memperhatikan bantalan rem dan roda. Namun, keberadaan minyak rem sangat penting untuk keamanan dan kenyamanan.

Jadi apa yang perlu diketahui pengemudi tentang minyak rem?

1. Fungsi minyak rem

Minyak rem berfungsi untuk meredam panas yang ditimbulkan oleh kontak antar komponen sistem rem, khususnya terpal logam. Selain itu, minyak rem juga berfungsi untuk mendorong silinder ke dalam kaliper sehingga reservoir menekan cakram ketika tuas rem diinjak.

Dengan sistem rem hidrolik (disc brake) tanpa minyak rem, sistem rem hidrolik tidak akan bekerja meskipun Anda menarik tuas rem dengan kekuatan penuh beberapa kali. Meski volume minyak rem berkurang, efisiensinya tidak maksimal.


2. Masa pakai minyak rem

Minyak rem memiliki masa pakai yang lama dan karenanya tidak boleh diganti pada setiap servis. Namun, minyak rem juga harus diganti pada waktu yang tepat. Dengan pemakaian normal, minyak rem diganti setiap 24.000 km atau setiap 2 tahun sekali. Untuk informasi waktu penggantian, lihat manual mesin di tabel servis.

3. Minyak rem perlu diganti

Itu harus diganti setiap 24.000 km meskipun tidak cocok untuk digunakan dalam kondisi minyak rem. Ciri ini bisa dikenali dari warna yang mulai pudar – kotor – dan volumenya berkurang. Selain merusak komponen sistem pengereman, bisa saja terjadi pengemudi yang tidak memperhatikan minyak rem.

Kondisi minyak rem yang buruk dapat merusak seal karet rem, seal kaliper berkarat dan selang minyak rem. Akibatnya, minyak rem ini bocor. Selain kontaminasi mesin, daya pengereman juga berkurang - rem bisa gagal.

4. Gunakan spesifikasi yang sesuai

Minyak rem memiliki titik didih karena panas yang dihasilkan oleh kontak antara bantalan rem dan cakram. Saat kondisi minyak rem mulai memburuk, titik didihnya akan turun. Titik didih yang rendah dapat menyebabkan pembentukan gelembung udara - dapat memblokir pasokan udara ke sistem pengereman. Angin palsu ini sangat berbahaya karena rem bisa tiba-tiba putus. Oleh karena itu, gunakan minyak rem sesuai dengan petunjuk dari pabriknya.

Jangan lupa untuk selalu membawa motor Honda kesayangan anda ke bengkel AHASS terdekat untuk pemeriksaan rutin. Servis oleh mekanik berpengalaman untuk menjaga sepeda Anda dalam kondisi prima.

Tag Terpopuler