NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | Kupas Online | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | RedaksiPos | InhuPost | WartaSehat

Notification

×

Iklan

Iklan

Dukung Pemerintah Atasi Covid-19, Hyundai Motors Produksi Oksigen

09/06/2022 | 13:16 WIB Last Updated 2022-12-05T16:10:35Z


Jakarta - PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) resmi memulai proses produksi oksigen di pabrik Hyundai Senin (30/8/2021) lalu.

Hyundai Indonesia hanya butuh waktu satu bulan untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan proses produksi, termasuk rencana awal, pada Juli tahun lalu.

Menurut Hyundai, fasilitas yang memiliki nilai investasi hingga $700.000 itu akan mendukung kebutuhan oksigen sehingga dapat membantu pasien dengan penyakit kritis Covid-19.


Hadir dalam kesempatan tersebut Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kelautan dan Menteri Koordinator Penanaman Modal. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi; Menteri Kesehatan Budi Guni Sadikin; Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita; Dan Park Tae-sung, duta besar Korea Selatan untuk Indonesia.

Luhut menyambut baik keputusan Hyundai Motor untuk membantu Indonesia pulih dari ledakan, sejalan dengan pentingnya membangun industri otomotif.

“Hyundai Motor dan pemerintah Indonesia memiliki visi yang sama sejak awal, yaitu meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Di sisi lain, Yantak Lee, presiden kantor pusat Hyundai Motor Asia Pasifik, mengatakan timnya bangga telah mendukung pemerintah Indonesia sejak awal.

“Kehadiran kami di Indonesia bukan hanya tentang membangun kendaraan, tetapi juga bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah Indonesia,” tambahnya.

Setelah diluncurkan, produksi oksigen yang tersedia adalah fase pertama dari sistem pasokan medis pada akhir tahun 2021, tetapi fasilitas produksi akan terus beroperasi jika permintaan meningkat secara signifikan.

Selain fasilitas pembangkit oksigen, Hyundai Motor juga menyumbangkan peralatan medis lainnya, termasuk 24 kipas angin, 43 konsentrator oksigen, dan 100 tabung oksigen.

Subsidi $ 200.000 telah dihapus dari Hyundai Indonesia pada Agustus tahun lalu.

Sebagai informasi, Hyundai Motor Group telah menginvestasikan sekitar 1,5-1,55 miliar dolar AS untuk membangun pabrik Hyundai di Indonesia dengan kapasitas produksi tahunan maksimum 250.000 unit.

Setelah pekerjaan dan commissioning selesai, pabrik HMMI diharapkan dapat memproduksi kendaraan secara paralel dengan B-SUV, B-MPV dan kendaraan listrik.

HMMI akan mengekspor lebih dari 50% kendaraannya untuk memenuhi permintaan pasar di negara-negara ASEAN, tidak hanya untuk memenuhi permintaan pasar domestik. (* / Otomatis)

Tag Terpopuler